Latest Updates

Membuat Backtrack 5 r3 live usb

Kali ini kita akan membuat bagaimana backtrack 5 r3 dapat live usb, jadi buat agan-agan dan juga sistr-sister yg inign mencoba backtrack tanpa harus pusing pusing install atau membuat dual booting dan juga di laptop tidak ada dvd nya. ada alternatif lain yaiutu kita bisa membuat backtrack live usb jadi bisa lebih mudah untuk di bawa kemana mana tanpa harus repot dan jika ingin menngunakan backtrak tinggal colok usb saja ke pc atau laptop.

oke kita langsung saja bagaimana cara membuat backtrack live usb nya. pertama tama peralatan yang harus di persiapakan adalah cd master backtrack ,usb flasdisk minimal 4 gb, dan juga software unetbooting buat yang belum mempunyai software tersebut bisa mendapatkannya disini. oke sekarang saya anggap peralatan yang di butuhkan sudah lengkap semua. jadi sudah bisa saya mulai untuk cara pembuatannya.

jalankan software unetbooting yang sudah di download tadi. kemudian pada select distribution kita masukan jenis os yang akan kita gunakan disini kita pilih backtrack, kemudian pilih ISO jika file yang kita punya berjenis ISO disini saya menggunakan ISO karna master backtrack yang saya miliki berformat ISO, pilih file ISO backtrack yang akan anda gunakan pada folder atau direktory tempat anda menyimpan file tersebut, jika sudah, selanjutanya tinggal anda pilih usb drive pada pilihan type karena kita akan membuatnya pada usb dan arahkan pada drive dimana usb kita. disini penulis mengarahkannya pada drive E:\ kemudian klik ok untuk menjalankannya.


Setelah kita ok maka akan muncul tampilan seperti di bawah ini, biarkan saja dan tunggu proses selesai ..

Setelah muncul tampilan seperti gambar di bawah itu tandanya proses instalasi untuk live usb sudah selesai kemudian klik reboot now maka pc\laptop anda akan merestart dan jangan lupa untuk melakukan pengaturan pada bios untuk booting pertama pada usb. dan backtrak live usb kita sudah jadi dan juga siap untuk di gunakan.


Semoga tutorial pembuatan backtrack live usb ini dapat berguna dan juga bermanfaat, sekian dahulu posting saya kali ini sampai bertemu pada posting yang selanjutnya.

Tombol huruf pada keyboard berubah menjadi angka

Tombol huruf pada keyboard berubah menjadi angka
Seperti biasa saya langsung saja pada pokok permasalahan yang akan di bahas iya, karena saya tidak suka berbasa basi jadi langsung saja  ok, tombol huruf pada keyboard berubah menjadi angka sehingga ketika kita mengetikan huruf ternyata yang terjadi pada tulisankan bukanlah huruf yang kita maksud melainkan angka, mungkin kalian sempat bingung dan bertanya apakah keyboard yang anda gunakan itu bermasalah atau malah laptop anda terkena virus, kemudian anda me-restart laptop anda atau mencoba untuk menscan virus terlebih dahulu dan usaha yang anda lakukan ternyata percuma hasilnya masih tetap sama.

Sebenarnya masalahnya bukanlah pada keyboard anda atau laptop anda terkena virus melainkan tombol Numlock pada keyboard tertekan sehingga merubah beberapa huruf pada keyboard menjadi angka ketika anda ketikan dan cara mengatasinya dengan cara menekan kembali Numlock  tersebut agar keyboard kembali seperti semula dapat menuliskan huruf, emangnya di laptop ada numlock-nya? mungkin anda bertanya seperti itu, sebenarnya di laptop pun ada numlock-nya biasanya tombol numlock yang berada pada keyboard laptop menjadi satu dengan tombol scroll dan cara menggunakannya adalah dengan cara menekan tombol fn dan juga tombol numlock tersebut biasanya tertulis num lk jika pada keyboard laptop, setelah menekan tombol tersebut maka keyboard pada laptop akan kembali menjadi semula dapat menuliskan huruf seperti biasanya. Semoga tips yang kali ini saya berikan dapat bermanfaat bagi kita semua. selamat mencoba






mengembalikan registry dan taskmanager yang terdisable

mengembalikan registry dan taskmanager yang terdisable
Registry Editor (Regedit) termasuk hal yang penting dalam Windows. Apabila Regedit tidak bisa dibuka (disabled oleh administrator), dapat mengembalikan registry editor (regedit) pada Windows XP melalui langkah berikut:

1: Menggunakan tool konsol Reg.exe
- Klik Start -> Run dan ketikkan atau copy paste perintah berikut:
REG add HKCU\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\System/v DisableRegistryTools /t REG_DWORD /d 0 /f
Kamu bisa launch kembali Tweak UI, dan juga Registry Editor.


Jika langkah diatas tidak berhasil maka kita dapat mencobanya dengan langkah berikut :

1. Klik “Start”->”Run”
2. Ketik gpedit.msc lalu tekan Enter
3. Masuk ke: User Configuration->Administrative Templates->System
4. Temukan “Prevent Access to Registry Editing Tools”, dobel klik
5. Pilih “Disabled” atau “Not Configured”, OK
6. Tutup gpedit kemudian Restart komputer
7. Coba buka regedit.

jika masih belum bisa juga coba kita gunakan cara berikut :

    Klik menu Start – Run – ketikkan cmd
    Setelah muncul jendela Command Prompt, ketik :
    reg delete HKCU\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\System
    Jawab konfirmasi dengan tekan tombol Y
    Selesai.

 Ini merupakan cara untuk meng-enable task manager yang ter-disable.
- Klik Start – Run - Ketik regedit (jika registry editor tidak dapat terbuka dapat mengunakan sofware berikut ini )
- Setelah Registry Editor muncul, klik Edit – Find
- Ketikkan DisableTaskMgr, lalu klik – Find Next
- Klik 2x DisableTaskMngr
- Ubah value yang berangka 1 (satu) menjadi 0 (nol)
- Tekan Enter atau klik OK
- Selesai, coba tekan Ctrl + Alt + Del.

Urutan kabel straight dan cross

Urutan kabel straight dan cross

Didalam dunia networking terdapat 2 jenis kabel yaitu staight dan juga cross. Dua jenis kabel tersebut juga memiliki kegunaan yang berbeda walaupun menggunakan tipe kabel UTP yang sama. Adapun fungsi dan urutan kabelnya adalah sebagai berikut :
1. Straight
Kabel straight biasa digunakan untuk keperluan pear to pear atau nic (lan card) ke nic yang sama. Contohnya seperti dari pc ke pc atau juga dari hub ke hub. Berikut ini adalah urutan pengabelan Straight :
Ujung A
   1. Putih Orange
   2. Orange
   3. Putih Hijau
   4. Biru
   5. Putih Biru
   6. Hijau
   7. Putih Coklat
   8. Coklat

Ujung B
   1. Putih Orange
   2. Orange
   3. Putih Hijau
   4. Biru
   5. Putih Biru
   6. Hijau
   7. Putih Coklat
   8. Coklat

2. Cross
Hampir sama dengan straight namun untuk kabel cross ini kita gunakan untuk menkoneksikan antara nic yang berbeda contohnya seperti dari pc ke switch. Kabel ini pula yang digunakan dalam menghubungkan pc client agar bisa saling berhubungan atau terkoneksi. Berikut ini adalah urutan pengabelan Cross :

Ujung A
   1. Putih Orange
   2. Orange
   3. Putih Hijau
   4. Biru
   5. Putih Biru
   6. Hijau
   7. Putih Coklat
   8. Coklat

Ujung B
   1. Putih Hijau
   2. Hijau
   3. Putih Orange
   4. Biru
   5. Putih Biru
   6. Orange
   7. Putih Coklat
   8. Coklat

Semoga dengan informasi di atas ini kita bisa mengetahui jenis pengkabelan seperti apa yang akan kita gunakan dalam membangun sebuah jaringan.

Membuat Vmware portable

Membuat Vmware portable
Banyak cara untuk membuat aplikasi portabel sendiri. Salah satunya adalah dengan menggunakan aplikasi Portable Application Creator – 0.972 Beta.
Aplikasi ini dapat membantu kamu untuk menginstal sebuah aplikasi ke dalam USB flash disk dan menjadikannya portabel alias dapat digunakan di komputer mana saja tanpa perlu diinstal lagi. Begini caranya:
 
1. Unduh dulu file tersebut, lalu ekstrak ke hard disk. Selanjutnya, pastikan flash disk yang dipakai untuk instalasi aplikasi sudah tercolok ke port USB di PC. Lalu buka folder hasil ekstraksi tadi.

2. Klik-dobel file “PAC Compiler.exe” hingga boks dialog “PAC Compiler” muncul. Aplikasi ini akan mencari aplikasi AutoIt.exe di hard disk. Jika tidak ada, aplikasi akan menawarkan diri untuk mengunduhnya dari internet. Klik [Yes]. Tunggui hingga aplikasi terunduh seluruhnya. Jika sudah, klik [Done].

3. File “PAC Compiler.exe” akan berubah menjadi “Portable App Creator.exe”. Klik dobel file tersebut. Pada boks dialog “Portable App Creator”, pilih drive flash disk Anda di “Portable device located at drive”.

4. Klik [Next]. Klik [Browse...], lalu cari file installer dari software yang akan dijadikan portabel. Klik file installer berekstensi .exe, lalu pilih [Open]. Di sini, PCplus menggunakan file installer aplikasi CC Cleaner. Klik [Next].

5. Sekarang kamu bakal dihadapkan pada wizard instalasi. Klik [Take 1st Shot]. Jika proses tuntas, klik [Install Applications]. Di proses ini, aplikasi yang akan dijadikan portabel akan diinstal.

6. Pastikan kamu memilih direktori flash drive  sebagai “Destination Folder” saat penginstalan. Jika tidak, aplikasi tak akan terinstal ke flash drive. Ikuti proses instalasi hingga tuntas. Tutup wizard penginstalan, lalu kembali ke wizard di “Portable App Creator”.

7. Klik [Get Shortcut Info]. Tentukan file aplikasi yang telah terinstal di flash drive pada kotak “Get the location of application to run” dengan mengklik [Browse] > [Open]. Tentukan lokasi shortcut aplikasi tersebut di “Get the location for the launcher”. Klik [Next]. Klik [Open/Close] untuk mengetes aplikasi. Jika berhasil berjalan, tutup jendela aplikasi.

8. Klik [Take 2nd Shot], dilanjutkan dengan [Process Shots]. Jika sudah selesai, klik tombol [Next]. Tunggu lagi hingga muncul tombol [Done]. Klik tombol tersebut. Kini aplikasi telah sukses terinstal di flash drive dan bisa dipakai kapan saja dan di komputer (Windows) mana saja.

DISABLE DNS RECURSION

The final step you'll want to perform is to disable DNS recursion. This will help secure your server from a variety of DNS recursion attacks.
To disable recursion, right-click on your DNS server and go to 'Properties'.
Click the 'Advanced' tab.
Then check the box labeled "Disable recursion"


Congratulations! You have now set up DNS in Windows Server 2008 and have set up DNS records for your domain name.

You can create additional DNS records as needed (MX, CNAME, etc) by right-clicking on the domain under Forward Lookup Zones and selecting the appropriate type of record you wish to create.
You can test that your DNS server is properly serving DNS from a Windows command prompt, by using the nslookup command in this format:
nslookup example.com ns1.yourdomain.com




For example:

MANAGING DNS RECORDS


There are many types of DNS records, this is a basic tutorial and will show you how to point your domain name to the IP address you assigned to your web site via an A record. You can also create other types of DNS records (MX, CNAME,etc) in a similar fashion.
In DNS Manager, expand your server name, then expand the 'Forward Lookup Zones' , right-click on your domain name and select Properties.


Click on the Start of Authority (SOA) tab.
The SOA resource record is always the first record in a DNS zone. Set the Primary Server to your primary nameserver:


Next, click on the Name Servers tab.
Remove anything currently listed, and click Add and enter your nameservers (i.e. - ns1.yourdomain.com , ns2.yourdomain.com).


When done, click OK to close the window. You are now ready to set up your zone record
Right-click on your domain name under Forward Lookup Zones, and select New Host (A or AAAA).


Leave the Name field blank, and under IP Address, enter the IP address you configured for this web site in IIS, and click Add Host.
You will most likely also want to make a record for 'www', so repeat the above step but this time instead of leaving the Name field blank, enter www in that field: